
Sebagai wali santri, memastikan legalitas pendidikan putra-putri adalah bentuk dukungan nyata bagi masa depan mereka. Di tahun 2026, Abba dan Uma tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke sekolah/lembaga pendidikan hanya untuk memverifikasi keaslian dan keakuratan data ijazah anak.
Berkat sistem integrasi data nasional yang semakin modern, pengecekan dapat dilakukan secara mandiri dari rumah. Berikut adalah panduan praktis yang bisa Bapak/Ibu lakukan.
1. Langkah Mudah Konfirmasi Data dari Rumah
cukup menyiapkan perangkat (HP atau Laptop) yang terhubung ke internet, lalu ikuti tahapan berikut :
Siapkan Data Utama: Pastikan Abba/Umma memegang nomor NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) untuk lulusan sekolah. Akses Portal Resmi : Buka laman ijazah.data.kemendikdasmen.go.id untuk ijazah sekolah SD/SMP/SMA.
Input Data: Masukkan nomor identitas siswa dan pilih instansi pendidikan yang relevan (contoh: PKBM Kuttab Cimahi).
Verifikasi Nama & Detail: Periksa apakah ejaan nama putra-putri Bapak/Ibu sudah sesuai dengan Akta Kelahiran. Pastikan juga tempat dan tanggal lahir tercantum dengan benar.

2. Mengapa Peran Orang Tua Sangat Penting?
Seringkali siswa kelas akhir tidak menggap tertalu penting sehingga terhadap data yang tertera pada ijazah sehingga abai terhadap ketelitian administrasi.
Mencegah Kesalahan Cetak: Jika kesalahan ditemukan sejak dini (sebelum ijazah fisik dicetak), perbaikan di sistem jauh lebih mudah dilakukan.
Mempermudah Rekrutmen Kerja: Perusahaan besar kini menggunakan verifikasi ijazah secara otomatis. Data yang sudah valid akan memperlancar proses anak Abba/Umma saat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi




